Saya mempunyai seorang bibi yang sangat pandai dan ulet dalam bekerja. Sewaktu kecil beliau ingin sekali meneruskan sekolah seperti teman-temannya yang lain. Namun karena keterbatasan biaya, beliau akhirnya tidak dapat melanjutkan sekolah. Bibi saya pun merasa sedih sekali. Hari-harinya digunakan untuk membantu orang tuanya berjualan dan mengurus adik-adiknya yang masih kecil.
Setelah cukup umur akhirnya beliau menikah. Bersama suaminya, beliau membuka toko yang menjual alat-alat untuk motor dan juga membuka bengkel. Walaupun sempat mengalami kemunduran, beliau tetap berusaha agar usahany tersebut bias terus berjalan.
Sekarang usahanya sudah sangat maju. Beliau juga dapat menyekolahkan anak-anaknya hingga perguruan tinggi. Beliau tidak mau anak-anaknya bernasib seperti dirinya, yaitu tidak dapat bersekolah.

Suatu hari saya pergi ke sebuah toko buku. Di tempat itu saya melihat-lihat novel. Ada satu novel yang membuat saya tertarik. Dari sampulnya terlihat menarik, dan kutipan ceritanya juga membuat saya menjadi penasaran. Karena novel tersebut masih disegel saya lalu membeli novel tersebut.
Sampainya di rumah saya langsung membaca buku tersebut karena penasaran dengan ceritanya. Setelah saya selesai membaca saya merasa sedikit kecewa karna isinya tak semenarik yang saya pikirkan. Dan juga uang untuk membeli novel tersebut adalah uang saku saya selama tiga hari, sayapun semakin merasa menyesal karenanya.